Efektivitas Pemberian Krim Ekstrak Daun Teh-Tehan (Acalypha siamensis) Sebagai Penyembuhan Luka Bakar Pada Kelinci Jantan

Ekstrak Acalypha siamensis Krim Luka Bakar Kelinci New Zealand

Authors

  • Wulan Tri Windayani
    wulantriwindayani@gmail.com
    Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Malahayati
  • Nofita Nofita Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Malahayati
  • Yovita Endah Lestari Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Malahayati
December 31, 2025

Downloads

Teh-Tehan (Acalypha siamensis) merupakan tumbuhan yang memiliki efektivitas sebagai penyembuhan luka dengan dibuat dalam bentuk sediaan krim. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan konsentrasi ekstrak yang efektif dalam efektivitas penyembuhan luka bakar pada kelinci New Zealand putih jantan menggunakan ekstrak daun teh-tehan. Metode ekstraksi dilakukan secara maserasi dengan pelarut etanol 70%. Konsentrasi ekstrak yang digunakan dalam formula sediaan krim ekstrak daun teh-tehan yaitu F1 (3%), F2 (5%), F3 (10%). Kontrol positif (K+) krim asam hialuronat, kontrol negatif (K-) sediaan krim tanpa ekstrak dan kontrol normal K(n). Hasil pengujian luka bakar yaitu K(+), F2 dan F3 sama efektivitasnya dalam penyembuhan luka dapat dilihat dari hasil makroskopis nagaoka dengan skor 7. Namun, berdasarkan waktu penyembuhan F3 lebih baik dalam penyembuhan luka dibandingkan dengan F2. F1, K(-) dan K(n) menunjukkan penyembuhan yang paling lambat berdasarkan waktu penyembuhan. Konsentrasi ekstrak sebesar 10% memberikan efektivitas penyembuhan yang lebih efektif dalam penyembuhan luka bakar. Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan maka memberikan hasil yang maksimal.

Most read articles by the same author(s)