Program Penyuluhan Penyakit Degeneratif dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Desa Sukaraja Bogor Jawa Barat

https://doi.org/10.35311/jmpm.v6i1.521

Authors

  • Irna Nuraini Universitas Binawan
  • Angelica Miftahul Jannah Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi, Program Studi Farmasi, Universitas Binawan
  • Edelwies Della Shakinah Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi, Program Studi Farmasi, Universitas Binawan
  • Ghayatri Haminda Rahma Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi, Program Studi Farmasi, Universitas Binawan
  • Nadiya Salsabila Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi, Program Studi Farmasi, Universitas Binawan
  • Nelly Ashari Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi, Program Studi Farmasi, Universitas Binawan
  • Rosita Darma Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi, Program Studi Farmasi, Universitas Binawan
  • Syifa Nurhaliza Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi, Program Studi Farmasi, Universitas Binawan
  • Tintin Pratama Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi, Program Studi Farmasi, Universitas Binawan
  • Aji Humaedi Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi, Program Studi Farmasi, Universitas Binawan
  • Frida Octavia Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi, Program Studi Farmasi, Universitas Binawan

Keywords:

Penyakit Degeneratif, Penyuluhan Kesehatan, Pengetahuan Masyarakat, Desa Sukaraja, Pretest-posttest

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan masalah kesehatan yang prevalensinya terus meningkat akibat gaya hidup tidak sehat dan minimnya pengetahuan masyarakat terkait pencegahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kegiatan penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit degeneratif serta memberikan edukasi tentang langkah-langkah pencegahan dan pengelolaan penyakit tersebut. Penelitian dilakukan di Desa Sukaraja dengan melibatkan 35 warga sebagai responden. Metode yang digunakan adalah pengukuran pretest dan posttest untuk mengetahui tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan masyarakat setelah mengikuti penyuluhan. Pada pretest, mayoritas responden memiliki nilai rendah dalam rentang 50–80. Setelah penyuluhan, hasil posttest menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana mayoritas responden memperoleh nilai 90–100. Analisis statistik menggunakan uji t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 630,0 dengan tingkat signifikansi (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa kegiatan penyuluhan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan pemahaman masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kegiatan penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit degeneratif. Edukasi yang terstruktur diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap langkah pencegahan dan pengelolaan penyakit degeneratif secara mandiri.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-06-16

How to Cite

Nuraini, I., Jannah, A. M. ., Shakinah, E. D. ., Rahma, G. H., Salsabila, N., Ashari, N., Darma, R. ., Nurhaliza, S. ., Pratama, T. ., Humaedi, A. ., & Octavia, F. (2025). Program Penyuluhan Penyakit Degeneratif dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Desa Sukaraja Bogor Jawa Barat. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 6(1), 39–46. https://doi.org/10.35311/jmpm.v6i1.521

Most read articles by the same author(s)