Studi Time-Course Respons Glukosa pada Pemberian Ekstrak Rhizophora stylosa
Downloads
Diabetes mellitus merupakan gangguan metabolik yang memerlukan terapi alternatif yang efektif. Rhizophora stylosa sebagai spesies mangrove dilaporkan memiliki potensi sebagai agen antidiabetes, namun karakterisasi respons glukosa secara time-course dan efeknya terhadap parameter kinetik glukosa belum banyak dipelajari secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek ekstrak etanol Rhizophora stylosa terhadap profil time-course respons glukosa dan parameter kinetiknya pada model hewan coba setelah pemberian glukosa oral. Sebanyak 28 tikus Wistar jantan dibagi menjadi 7 kelompok perlakuan yaitu kontrol negatif, kontrol positif (acarbose 4,5 mg/kgBB), dan lima kelompok treatment ekstrak Rhizophora stylosa (5, 10, 50, 100, dan 200 mg/kgBB). Uji toleransi glukosa oral dilakukan dengan pemberian glukosa 10% 2 g/kgBB sebanyak 1 ml setelah puasa 12 jam. Kadar glukosa darah dipantau pada waktu 0, 30, 60, 90, dan 120 menit. Parameter yang dianalisis meliputi Area Under Curve (AUC), puncak glukosa, dan perubahan individual AUC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak Rhizophora stylosa dosis 200 mg/kgBB secara signifikan menekan peningkatan AUC menjadi 18.500 mg/dL×min dibandingkan kontrol negatif (22.400 mg/dL×min). Kelompok treatment menunjukkan penurunan AUC sebesar 15-25% dibandingkan kontrol negatif (p < 0,05). Time to peak yang lebih lambat menunjukkan perbaikan dalam metabolisme glukosa. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan dalam pola kurva respons glukosa antar kelompok perlakuan. Ekstrak etanol Rhizophora stylosa terbukti memodulasi respons glukosa secara time-dependent dan dosis-dependent dengan memperbaiki parameter kinetik glukosa, khususnya pada dosis 200 mg/kgBB. Temuan ini mendukung potensi Rhizophora stylosa sebagai kandidat agen antidiabetes yang efektif melalui modulasi metabolisme glukosa pascaprandial.
Downloads
Copyright (c) 2025 Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











