Studi Time-Course Respons Glukosa pada Pemberian Ekstrak Rhizophora stylosa

Rhizophora stylosa Time-Course Respons Glukosa Toleransi Glukosa Antidiabetes Parameter Kinetic

Authors

  • Urmatul Waznah Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, Indonesia
  • Eko Mugiyanto
    giyan77@gmail.com
    Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, Indonesia
  • Dwi Bagus Pambudi Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, Indonesia
  • Lukman Supriyanto Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, Indonesia
  • Qurrata A'yun Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, Indonesia
  • Satriya Faza Listyanto Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, Indonesia
  • M. Buffon Sabana Galih Tirta Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, Indonesia
December 31, 2025

Downloads

Diabetes mellitus merupakan gangguan metabolik yang memerlukan terapi alternatif yang efektif. Rhizophora stylosa sebagai spesies mangrove dilaporkan memiliki potensi sebagai agen antidiabetes, namun karakterisasi respons glukosa secara time-course dan efeknya terhadap parameter kinetik glukosa belum banyak dipelajari secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek ekstrak etanol Rhizophora stylosa terhadap profil time-course respons glukosa dan parameter kinetiknya pada model hewan coba setelah pemberian glukosa oral. Sebanyak 28 tikus Wistar jantan dibagi menjadi 7 kelompok perlakuan yaitu kontrol negatif, kontrol positif (acarbose 4,5 mg/kgBB), dan lima kelompok treatment ekstrak Rhizophora stylosa (5, 10, 50, 100, dan 200 mg/kgBB). Uji toleransi glukosa oral dilakukan dengan pemberian glukosa 10% 2 g/kgBB sebanyak 1 ml setelah puasa 12 jam. Kadar glukosa darah dipantau pada waktu 0, 30, 60, 90, dan 120 menit. Parameter yang dianalisis meliputi Area Under Curve (AUC), puncak glukosa, dan perubahan individual AUC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak Rhizophora stylosa dosis 200 mg/kgBB secara signifikan menekan peningkatan AUC menjadi 18.500 mg/dL×min dibandingkan kontrol negatif (22.400 mg/dL×min). Kelompok treatment menunjukkan penurunan AUC sebesar 15-25% dibandingkan kontrol negatif (p < 0,05). Time to peak yang lebih lambat menunjukkan perbaikan dalam metabolisme glukosa. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan dalam pola kurva respons glukosa antar kelompok perlakuan. Ekstrak etanol Rhizophora stylosa terbukti memodulasi respons glukosa secara time-dependent dan dosis-dependent dengan memperbaiki parameter kinetik glukosa, khususnya pada dosis 200 mg/kgBB. Temuan ini mendukung potensi Rhizophora stylosa sebagai kandidat agen antidiabetes yang efektif melalui modulasi metabolisme glukosa pascaprandial.