Pengembangan Formula Tabir Surya Alami Kombinasi Daun Kecombrang (Etlingera elatior (Jack.) R.M. Sm.) dan Minyak Biji Bunga Matahari (Helianthus annuus L.) beserta Uji Aktivitas SPF In-Vitro

Fotoproteksi SPF Helianthus annuus Etlingera elatior Tabir Surya Alami

Authors

  • Anisya Amanda Putri Sartono
    Anisyamanda@gmail.com
    Masters of Pharmaceutical Science, Faculty of Pharmacy, Universitas Pancasila
  • Shelly Taurhesia Departement of Pharmaceutical Technology, Faculty of Pharmacy, Universitas Pancasila
  • Faizatun Faizatun Departement of Pharmaceutical Technology, Faculty of Pharmacy, Universitas Pancasila
December 31, 2025

Downloads

Radiasi ultraviolet (UV) berpotensi menyebabkan kerusakan kulit mulai dari eritema hingga kanker kulit. Penggunaan tabir surya sintetis seperti oksibenzon berisiko menimbulkan iritasi, sehingga pengembangan tabir surya alami menjadi alternatif yang diperlukan. Mengembangkan formulasi tabir surya alami dari kombinasi minyak biji bunga matahari (Helianthus annuus L.) dan ekstrak daun kecombrang (Etlingera elatior (Jack.) R.M. Sm.) serta mengevaluasi stabilitas dan aktivitas fotoprotektifnya. Minyak diekstraksi dengan cold pressing, sedangkan ekstrak diperoleh melalui maserasi etanol 70%. Kedua bahan distandardisasi berdasarkan parameter mutu. Aktivitas SPF diukur secara in-vitro menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 290-320 nm dengan persamaan Mansur. Stabilitas formulasi diuji melalui cycling test. Formulasi kombinasi (2:1) menunjukkan stabilitas fisik yang baik selama pengujian dan aktivitas SPF yang signifikan. Hasil pengukuran SPF in-vitro mengonfirmasi potensi fotoprotektif dari kombinasi kedua bahan alam tersebut. Kombinasi minyak biji bunga matahari dan ekstrak daun kecombrang berpotensi sebagai tabir surya alami yang efektif dengan stabilitas memadai, menawarkan alternatif fotoproteksi yang aman dari bahan alam.