Pengaruh Bentuk Sediaan Kosmetik Ekstrak Etanol Kulit Buah Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Stabilitas Fisika dan Kimia

Antioksidan Metode FRAP Ekstrak Kulit Buah Pepaya Stabilitas Bentuk Sediaan

Authors

  • Berlian Nindi Aprilia
    berliannindi08@gmail.com
    Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Malahayati
  • Ade Maria Ulfa Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Malahayati
  • Putri Amalia Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Malahayati
December 31, 2025

Downloads

Kulit adalah lapisan terluar tubuh yang berperan melindungi terhadap patogen. Paparan sinar matahari berlebih memicu pembentukan radikal bebas yang merusak integritas kulit. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh bentuk sediaan kosmetik (gel dan spray) yang mengandung ekstrak etanol kulit buah pepaya terhadap stabilitas fisika dan kimia. Kulit buah pepaya (Carica papaya L.) dikenal kaya senyawa bioaktif dengan potensi antioksidan. Penelitian dilakukan dengan ekstraksi perkolasi menggunakan pelarut etanol 70% diperoleh rendemen 42,2%. Uji stabilitas dilakukan dengan metode cycling test. Parameter stabilitas fisik meliputi evaluasi organoleptis, homogenitas, pengukuran pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas. Kedua sediaan menunjukkan perubahan variatif namun tetap berada dalam batas stabilitas yang ditentukan sepanjang masa penyimpanan. Metode FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power) digunakan untuk menguji aktivitas antioksidan sebelum dan setelah 12 hari penyimpanan, menunjukkan penurunan signifikan pada kedua sediaan. Analisis data menggunakan SPSS 26.0 dengan uji Repeated Measures ANOVA, Friedman dan Wilcoxon. Hasil diperoleh bahwa bentuk sediaan gel dan spray secara signifikan memengaruhi pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas dengan nilai Sig. <0,05.