Uji Aktivitas Antibakteri Dan Uji Toksisitas In Vitro Fraksi N-Butanol Daun Sawo Duren (Chrysophyllum cainito L.)

Daun Sawo Duren Fraksi n-Butanol Antibakteri Larva Udang

Authors

  • Fadillah Maryam Bau Agiel
    fadillahmaryam0@gmail.com
    Program Studi Ilmu Farmasi (Sarjana Farmasi), Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Almarisah Madani
  • Fhahri Mubarak Program Studi Ilmu Farmasi (Sarjana Farmasi), Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Almarisah Madani
  • Nurzadrina Wahyuddin Program Studi Ilmu Farmasi (Sarjana Farmasi), Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Almarisah Madani
  • Suwahyuni Mus Program Studi Ilmu Farmasi (Sarjana Farmasi), Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Almarisah Madani
December 25, 2025

Downloads

Sawo duren memiliki metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan fenolik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat antibakteri fraksi n-butanol daun sawo duren (Chrysophyllum cainito L) dengan menggunakan difusi cakram dan tingkat toksisitasnya terhadap larva udang Arthemia salina Leach. Dengan pelarut etanol, 300 gram sampel dimaserasi. Kemudian, dalam ekstraksi cair-cair menggunakan pelarut n-butanol, aktivitas antibakteri fraksi n-butanol diuji dengan metode difusi cakram. Zona hambat diperoleh pada konsentrasi 1,25%, 2,5%, dan 5%, masing-masing dengan nilai 7.45 ± 0.0, 9.41 ± 0.1, dan 11.43 ± 0.1. kemudian pada fraksi n-butanol daun sawo duren dengan konsentrasi 2, 4, 6, 8 dan 10 ppm bersama dengan air laut sebagai kontrol. Kemudian, sebagai respons terhadap toksisitas, parameter kematian dihitung setelah 24 jam perlakuan. Hasil fraksi n-butanol dari daun sawo duren memiliki aktivitas antibakteri berspektrum luas dan efek toksisitas, dengan nilai LC50 sebesar 4.39 ppm yang termasuk dalam kategori sangat toksik. Hasil skrining fitokimia fraksi n-butanol menunjukkan bahwa flavanoid, alkaloid, dan fenolik semuanya bersifat positif.

Most read articles by the same author(s)