Uji Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Pegagan (Centella asiatica) dan Buah Tin (Ficus carica)
Downloads
Paparan sinar UV dapat memicu pembentukan radikal bebas dalam tubuh secara massif yang dapat menyebabkan sistem antioksidan endogen tidak dapat menetralkannya. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif dengan pemberian senyawa antioksidan eksogen untuk dapat membantu menurunkan ROS. Antioksidan yang cenderung aman adalah yang berasal dari bahan alam. Salah satu contoh tanaman yang mengandung antioksidan adalah buah tin dan daun pegagan yang berpotensi untuk dikombinasikan sehingga dapat memberikan efek sinergis sebagai antioksidan. Ekstrak Daun Pegagan (EDP) dan Buah Tin (EBT) diekstraksi secara terpisah dengan etanol 70%. Identifikasi ekstrak dilakukan terhadap kandungan fitokimia, kandungan Fenolik Total dan kandungan Flavonoid Total. Uji kandungan fenolik total dihitung sebagai asam galat dan kandungan flavonoid total dihitung sebagai kuersetin. Kedua ekstrak kemudian dikombinasikan dengan 3 jenis kombinasi berbeda dan diuji daya penangkapan radikal DPPH sebagai parameter antioksidan. Kadar Fenolik Total pada EBT dan EDP masing-masing sebesar 0,228 ± 0,13 % b/b dan 0,186 ± 0,005 % b/b. Kadar Flavonoid Total dari ekstrak EBT dan EDP berturut-turut adalah 0,030 ± 0,001 % b/b dan 0,202 ± 0,002% b/b. Dari ketiga kombinasi diperoleh kombinasi 75:25 (EBT:EDP) memberikan hasil paling optimal dengan IC50 43,25 ± 4,84 µg/mL dan masuk dalam kategori antioksidan sangat kuat.
Downloads
Copyright (c) 2026 Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











