Edukasi Pengolahan Bahan Pangan Lokal Rendah Garam untuk Penderita Hipertensi di Desa Lalimbue Kabupaten Konawe

https://doi.org/10.35311/jmpm.v7i1.856

Authors

  • Suwarny Suwarny Universitas Mandala Waluya
  • Sapril Kartini Universitas Mandala Waluya
  • Rosdarni Rosdarni Universitas Mandala Waluya

Keywords:

Hipertensi, Diet Rendah Garam, Bahan Pangan Lokal, Edukasi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi tantangan kesehatan serius di Indonesia, termasuk di wilayah pesisir seperti Desa Lalimbue, Kabupaten Konawe. Kebiasaan pola konsumsi makanan tinggi natrium serta adanya kesenjangan antara pengetahuan dan praktik kesehatan (knowledge-practice gap) menjadi faktor pemicu utama tingginya kasus ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman, melatih keterampilan praktis masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal rendah garam, serta membentuk kader peduli hipertensi. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, edukasi kelompok interaktif mengenai pengolahan pangan, dan pembentukan kader peduli hipertensi. Hasil pemeriksaan klinis menunjukkan bahwa 68% dari total peserta terdeteksi mengalami hipertensi. Evaluasi kuesioner menunjukkan bahwa meskipun pengetahuan awal (baseline) masyarakat terkait prinsip diet rendah garam sudah berada pada kategori baik (100%), kegiatan edukasi dan demonstrasi ini efektif dalam mendorong komitmen perubahan perilaku kesehatan, di mana 100% responden menunjukkan sikap positif untuk mengubah pola makan harian dan tertarik mengaplikasikan bahan pangan lokal seperti daun kelor. Penguatan pemanfaatan pangan lokal serta optimalisasi peran kader memiliki potensi besar dalam pengendalian hipertensi berbasis komunitas secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-06-30

How to Cite

Suwarny, S., Kartini, S., & Rosdarni, R. (2026). Edukasi Pengolahan Bahan Pangan Lokal Rendah Garam untuk Penderita Hipertensi di Desa Lalimbue Kabupaten Konawe. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 7(1). https://doi.org/10.35311/jmpm.v7i1.856