Pelatihan Pengolahan Gurita Menjadi SAGU (Sambal Gurita) di Desa Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur
Keywords:
Diversifikasi, Gurita, Sambal GuritaAbstract
Kelompok nelayan yang termasuk dalam Pokmaswas Tanjung Menangis merupakan salah satu kelompok yang berada di Pantai Ketapang, Desa Pringgabaya, Lombok Timur. Salah satu hasil tangkapan mereka adalah gurita. Gurita merupakan hewan cephalopoda yang cukup melimpah di Perairan Ketapang, Lombok Timur. Selama ini kelompok masyarakat hanya mengandalkan pendapatan dari hasil tangkapan di alam, sehingga ketika terjadi cuaca buruk maka nelayan tidak memiliki penghasilan. Oleh sebab itu program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan diversifikasi produk dari gurita menjadi sambal gurita. Olahan sambal sudah sangat popular di Indonesia, namun sambal yang terbuat dari gurita masih sangat jarang ditemukan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu survei lokasi, persiapan alat dan bahan, diskusi, praktik pembuatan sambal gurita dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki keinginan untuk meneruskan kegiatan pembuatan sambal dan menjadikan sumber pendapatan. Dari segi hasil olahan, sambal yang diolah memiliki warna merah cerah dan rasa yang sesuai dengan selera masyarakat. Selanjutnya, dari hasil evaluasi terlihat bahwa terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat terkait pemahaman pengolahan gurita menjadi sambal gurita dari 20% di tahap awal dan setelah pelatihan menjadi 90%.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. 



