Evaluasi Pengetahuan dan Sikap Pasien tentang Beyond Use Date Obat setelah Edukasi di Puskesmas Kota Palu

https://doi.org/10.35311/jmpm.v6i2.645

Authors

  • Yuliet Susanto Tadulako University
  • Recky Patala Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas MIPA Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Khusnul Diana Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas MIPA Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Muhammad Rinaldhi Tandah Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas MIPA Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Alun Witanti Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas MIPA Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Viorenita Giovany Bawiling Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas MIPA Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Rifda Nurfajar Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas MIPA Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Miftahul Jannah Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas MIPA Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Nurwalyani Nurwalyani Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas MIPA Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Asriana Sultan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas MIPA Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia

Keywords:

Edukasi, BUD, Pengatahuan, Pasien, Palu, Sikap

Abstract

Promosi kesehatan di Puskesmas merupakan upaya pemberdayaan masyarakat untuk mencegah penyakit dan meningkatkan derajat kesehatan secara mandiri. Salah satu topik penting yang diangkat adalah pemahaman tentang Beyond Use Date (BUD), yaitu batas waktu penggunaan obat yang telah diracik atau setelah kemasan primernya dibuka. Masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan antara BUD dan expired date, sehingga edukasi diperlukan. Kegiatan promosi dilakukan di ruang tunggu Apotek tiga Puskesmas di kota Palu yaitu: Puskesmas Bulili, Kamonji dan Mabelopura melalui penyuluhan menggunakan media leaflet, dengan peserta sebanyak 100 orang. Penyuluhan dipandu oleh mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker Universitas Tadulako bersama Apoteker Puskesmas. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pasca-edukasi. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pasien meningkat secara signifikan, dengan persentase jawaban benar mencapai 84,5%. Nilai rata-rata sikap yang diperoleh adalah 8,2, yang mengindikasikan kecenderungan positif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai BUD dan pentingnya memperhatikan batas penggunaan obat secara aman dan rasional. Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan sebagai sarana edukatif di layanan kesehatan primer

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-12-29

How to Cite

Yuliet, Y., Patala, R., Diana, K., Tandah, M. R., Witanti, A., Bawiling, V. G., Nurfajar, R. ., Jannah, M. ., Nurwalyani, N., & Sultan, A. (2025). Evaluasi Pengetahuan dan Sikap Pasien tentang Beyond Use Date Obat setelah Edukasi di Puskesmas Kota Palu . Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 6(2), 722–728. https://doi.org/10.35311/jmpm.v6i2.645

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.