Isolasi Dan Identifikasi Fungi Endofit Daun Jambu Mete (Anacardium occidentale L.) Sebagai Antibakteri Terhadap Salmonella typhimurium

  • Adi Rianto Politeknik Bina Husada
  • Muhammad Isrul Program Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya Kendari
  • Sri Anggarini Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik STIKES Mandala Waluya Kendari
  • Ahmad Saleh Program Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya Kendari
Keywords: Fungi Endofit, Antibakteri, Daun Jambu Mete

Abstract

Gastroenteritis adalah suatu penyakit usus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhimurium yang terjadi lebih dari 18 jam setelah bakteri ini masuk ke tubuh host. Salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhimurium yang telah banyak diteliti adalah daun jambu mete. Usaha untuk mengurangi eksploitasi alam adalah dengan mengisolasi fungi endofit pada bagian tanaman yang dapat memproduksi senyawa aktif. Fungi endofit merupakan fungi yang hidup pada sistem jaringan tanaman yang tidak menyebabkan gejala penyakit pada tanaman inangnya serta dapat menghasilkan senyawa metabolit sekunder seperti antibakteri, antivirus, antifungi dan sebagainya. Hasil penelitian diperoleh 3 isolat fungi endofit daun jambu mete yaitu fungi endofit putih, hitam dan hijau. Fungi endofit putih menghasilkan zona hambat terhadap bakteri Salmonella typhimurium rata-rata 20% = 4,36 mm, 40% = 4,82 mm, 60% = 5,87 mm, kontrol positif sebesar 12,81 mm dan kontrol negatif tidak memberikan zona hambat. Sedangkan jamur endofit hitam dan hijau daun jambu mete tidak memberikan zona hambat.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-12-31
How to Cite
Rianto, A., Isrul, M., Anggarini, S., & Saleh, A. (2018). Isolasi Dan Identifikasi Fungi Endofit Daun Jambu Mete (Anacardium occidentale L.) Sebagai Antibakteri Terhadap Salmonella typhimurium. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 4(02), 109-121. https://doi.org/10.35311/jmpi.v4i02.34