Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Penggunaan Oains di Apotek Fiyalin Farma Desa Matahoalu Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe

Authors

  • Alfitri Rahmadani Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya, Kendari, Indonesia
  • Bai Athur Ridwan Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya, Kendari, Indonesia
  • Sri Mulyani Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

DOI:

https://doi.org/10.54883/jpmw.v5i1.550

Keywords:

Tingkat Pengetahuan, Perilaku, Swamedikasi, OAINS

Abstract

Swamedikasi adalah perilaku masyarakat yang mengkonsumsi obat secara mandiri berdasarkan diagnosis yang dialami tanpa adanya resep dokter yang diambil. Namun, swamedikasi juga memiliki risiko jika dilakukan dengan adanya keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat yang dapat menyebabkan kesalahan dalam pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi penggunaan OAINS di Apotek Fiyalin FarmaDesa Matahoalu Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe. Metode penelitian yang digunakan Adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross-sectional taraf singnifikan P<0,05, Populasi penelitian ini adalah konsumen yang membeli OAINS (tanpa menggunakan resep dokter) yang melakukan swamedikasi di Apotek Fiyalin Farma pada periode bulan Januari-Mei Tahun 2025 dengan jumlah sampel penelitian ini adalah 100 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan skala Likert untuk penentuan kriteria objektif baik dan kurang. Teknik analisis menggunakan data univariat dan bivariat Chi-Square. Hasil penelitian tingkat pengetahuan masyarakat yang kategori baik yaitu sebanyak 48 respondent (48,0%) dan yang kurang sebanyak
52 responden (52,0%). Selanjutnya tingkat perilaku swamedikasi masyarakat yang kategori baik yaitu sebanyak 42 respondent (42,0%) dan yang kurang sebanyak 58 responden (58,0%). Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan chi-square diperoleh hasil dengan nilai ρ-value < 0,001. Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi penggunaan OAINS di Apotek Fiyalin Farma. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat mengenai perilaku swamedikasi khususnya pada penggunaan OAINS.

Downloads

Published

2026-02-28