Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Apotek X Periode Februari Tahun 2024

Kepuasan Pasien Servqual Analisis Gap Skala Likert

Authors

December 21, 2024

Downloads

Pelayanan kefarmasian tidak lepas dari kualitas pelayanan apotek itu sendiri. Hal ini sangat berkaitan erat dengan kepuasan pasien, dimana kepuasan pasien merupakan cerminan kualitas pelayanan kesehatan yang mereka terima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan di Apotek X berdasarkan kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati dan bukti fisik secara parsial dan keseluruhan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode SERVQUAL (Service Quality) dengan dimensi Tangible (bukti nyata), Reliability (kehandalan), Responsiveness (ketanggapan), Assurance (jaminan), Empathy (keramahan). Sampel dalam penelitian ini adalah pasien atau keluarga pasien yang menerima pelayanan kefarmasian dan termasuk dalam kriteria inklusi dan teknik pengambilan sampel yang dilakukan yaitu purposive sampling. Analisis data menggunakan metode analisis gap (kesenjangan) yang dihasilkan dari skor harapan dan skor kenyataan pelayanan kefarmasian di Apotek X yang telah diukur dengan skala likert. Hasil dari penelitian ini pasien merasa puas pada dimensi tangible, responsiveness, dan empathy dengan nilai masing-masing gap 0,0533; 0,0150;0,0267. Hasil pada dimensi reliability dan assurance menyatakan bahwa pasien merasa tidak puas terhadap pelayanan kefarmasian dengan nilai masingmasing gap adalah -0,0367; -0,0033. Secara keseluruhan menunjukkan bahwa pasien merasa puas dengan nilai gap 0,011.