Formulasi Sediaan Facial Wash Yang Berpotensi Sebagai Antibakteri Dari Ekstrak Etanol Kasumba Turate (Carthamus tinctorius L.)

Authors

  • Nuril Secilia Pratiwi Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Karlina Amir Tahir Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Alwiyah Nur Syarif Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nurshalati Tahar Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Syamsuri Syakri Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muh. Fitrah Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Ahmad Lalo Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Makasssar

DOI:

https://doi.org/10.54883/jpmw.v5i4.815

Keywords:

Facial wash, kasumba turate, antibakteri

Abstract

Kasumba turate (Carthamus tinctorius L.) mengandung senyawa metabolit sekunder, seperti flavonoid dan fenolik, yang
dilaporkan memiliki aktivitas biologis, termasuk antioksidan dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk
memformulasikan dan mengevaluasi sediaan facial wash serta mengetahui aktivitas antibakteri facial wash yang
mengandung ekstrak etanol kasumba turate terhadap Propionibacterium acnes. Penelitian menggunakan uji stabilitas
dan metode difusi cakram untuk pengujian aktivitas antibakteri. Hasil uji stabilitas menunjukkan bahwa seluruh formula
tetap homogen dan secara organoleptik tidak mengalami perubahan berarti, meskipun terdapat perubahan pH dan
tinggi busa setelah cycling test. Aktivitas antibakteri meningkat secara deskriptif seiring peningkatan konsentrasi
ekstrak, dengan diameter zona hambat rata-rata 5,53 mm pada F1 (5%), 6,40 mm pada F2 (10%), dan 8,34 mm pada F3
(15%). Hasil One Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan diameter zona hambat antar kelompok (p < 0,001). Uji
lanjut Tukey HSD menunjukkan bahwa F1 tidak berbeda bermakna dengan kontrol negatif, sedangkan F3 berbeda
bermakna dengan F1, F2, dan kontrol negatif. F3 menunjukkan aktivitas antibakteri sedang dan memiliki zona hambat
terbesar di antara formula yang mengandung ekstrak. Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak etanol kasumba turate
menunjukkan potensi sebagai bahan aktif dalam sediaan facial wash dengan aktivitas antibakteri terhadap
Propionibacterium acnes.

Downloads

Published

2026-08-31