Evaluasi Akumulasi Beban Antikolinergik menggunakan ACB Calculator pada Jemaah Haji Geriatri di Wilayah Malang Raya
DOI:
https://doi.org/10.54883/jpmw.v5i4.736Keywords:
Antikolinergik, Anticholinergic burden, ACB Calculator, GeriatriAbstract
Ibadah haji merupakan rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh Muslim yang memenuhi kemampuan fisik maupun finansial (istitha’ah). Di Indonesia, jemaah haji geriatri mencakup proporsi substansial, yakni sekitar 30% dari total kuota jemaah pada tahun 2023. Penurunan fungsi fisiologis akibat penuaan menyebabkan kelompok ini rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan yang memerlukan intervensi farmakologis jangka panjang. Penggunaan obat-obatan dengan aktivitas antikolinergik secara kumulatif dapat memicu akumulasi beban (anticholinergic burden) yang berisiko mengganggu performa fisik serta fungsi kognitif jemaah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi akumulasi beban antikolinergik pada jemaah haji geriatri di wilayah Malang Raya tahun 2024 menggunakan instrumen ACB Calculator. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan desain observasional cross-sectional berdasarkan data rekam medis pada pemeriksaan kesehatan tahap ketiga. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan total 170 subjek. Skor ACB diklasifikasikan menjadi dua kategori yakni beban rendah (skor 1-2) dan beban tinggi (skor sama dengan atau lebih dari 3). Hasil analisis menunjukkan bahwa 62,94% jemaah berada pada kategori beban antikolinergik rendah, sementara 37,06% jemaah berada pada kategori beban tinggi. Metformin teridentifikasi sebagai obat yang paling dominan dikonsumsi oleh subjek penelitian dengan klasifikasi aktivitas antikolinergik kategori rendah. Temuan tingginya proporsi jemaah dengan kategori beban antikolinergik tinggi (37,06%) menunjukkan perlunya tinjauan klinis khusus terhadap regimen obat guna mencegah risiko penurunan fungsi kognitif dan fisik; oleh karena itu, tenaga kesehatan haji direkomendasikan untuk melakukan evaluasi kumulatif obat secara berkala dan penyesuaian regimen metformin guna meminimalkan risiko gangguan termoregulasi serta menjamin keberlanjutan kriteria istitha’ah kesehatan jemaah selama di tanah suci.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pharmacia Mandala Waluya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
