Uji Aktivitas Sediaan Minuman Instan Infusa Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sebagai Antioksidan

Authors

  • Fahmi Hidayat Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya
  • Tasnim Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua
  • Wa Ode Ida Fitriah Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya, Kendari, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54883/jpmw.v5i4.684

Keywords:

Daun Salam, Radikal bebas, Antioksidan, Minuman Instan

Abstract

Radikal bebas merupakan molekul yang bersifat tidak stabil karena memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan, sehingga sangat reaktif dan dapat menimbulkan kerusakan pada sel, protein, serta DNA dalam tubuh. Maka dari itu dibutuhkan antioksidan untuk membantu mengatasi radikal bebas dalam tubuh. Daun salam memiliki senyawa metabolit sekunder seperti fenolik, steroid, saponin, alkaloid, flavonoid. Komponen utama pada daun salam adalah flavonoid, yang merupakan senyawa polifenol yang memiliki peran sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sediaan minuman instan daun salam yang dapat berperan sebagai antioksidan serta aman untuk dikonsumsi. Daun salam diekstraksi dengan menggunakan metode infusa kemudian diformulasikan menjadi minuman instan dengan variasi konsentrasi 20%, 30% dan 40%. Formula kemudian diujikan karakteristiknya, diantaranya uji organoleptik, uji pH, uji kadar air, uji waktu larut dan uji aktivitas antioksidan. Data dianalisis dengan mencari tahu nilai IC₅₀ dengan menggunakan perhitungan pada Microsoft Excel. Hasil menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi parameter pengujian karakteristik diantaranya Uji karakteristik tersebut meliputi organoleptik, uji pH (5,5-7), uji kadar air (<3%) dan uji waktu larut (< 5menit). Sediaan minuman instan infusa daun salam yang telah dibuat memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dan kuat dengan nilai IC₅₀ masing-masing 72,75 (20%), 23,42 (30%), dan 18,68 (40%), dengan aktivitas terbaik pada konsentrasi 40%. Kesimpulannya, sediaan minuman instan infusa daun salam memenuhi parameter karakteristik fisik yang diuji serta menunjukkan aktivitas antioksidan secara in vitro menggunakan metode DPPH. Formula dengan konsentrasi 40% memiliki aktivitas antioksidan terbaik berdasarkan nilai IC₅₀ terendah di antara
formula yang diuji. Penelitian lanjutan, termasuk uji in vivo dan uji keamanan, diperlukan untuk mengonfirmasi potensi
terapeutik sediaan

Downloads

Published

2026-08-31