Evaluasi Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Tipe-2 Di RSUD Kabupaten Buton Dengan Menggunakan Instrumen Diabetes Quality Of Life Clinical Trial Questionnaire (DQLCTQ)

Authors

  • Putri Mega Wijayanti Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya, Kendari, Indonesia
  • Marwa Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya, Kendari, Indonesia
  • Muh. Idrus Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya
  • Firhani Anggriani Syafrie Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya, Kendari, Indonesia
  • Fitriani W. Alani Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya, Kendari, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54883/jpmw.v5i3.588

Keywords:

Diabetes Mellituus tipe 2, Kualitas Hidup, DQLCTQ

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 (DMT2) merupakan sekelompok gangguan metabolit yang ditandai dengan hiperglikemia yang
terjadi akibat kelainan sekresi insuli, kelainan kerja insulin atau keduanya. Jika komplikasi ini tidak ditangani dengan baik,
DMT2 dapat memperburuk kualitas hidup penderitanya. Kualitas hidup pasien mencakup 8 domain yaitu fungsi fisik,
energi, tekanan kesehatan, efek pengobatan, frekuensi gejala, kepuasan pengobatan, kesehatan mental dan kepuasan
pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas hidup pasien DMT2 di RSUD Kabupaten Buton. Penelitiian
ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Diabetes
Quality Of Life Clinical Trial Questionnaire (DQLCTQ). Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan metode purposive
sampling, melibatkan 87 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil peneliitian menunjukkan bahwa
sebagian besar pasien memiliki kualitas hidup yang buruk pada beberapa domain kuesioner, yaitu pada domain energi
(29,8%), domain efek pengobatan (33,3%), domain frekuesni gejala (27,7%), dan domain kesehatan mental (39,1%).
Sedangkan pada domain fungsi fisik, tekanan kesehatan, kepuasan pengoobatan, dan kepuasan pribadi memiliki kualitas
hiidup yang baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kualitas hidup pasien DMT2 di RSUD Kabupaten Buton masih
dipengaruhi oleh beberapa faktor baik fungsi fisik, psikologi, maupun sosial

Downloads

Published

2026-06-29