Peningkatan Kesadaran Keselamatan Berkendara Siswa Melalui Analisis STEM pada Konstruksi Jembatan Semanggi Jember
Keywords:
Fisika Kontekstual, Jembatan Semanggi Jember, Keselamatan Berkendara, Pengabdian Masyarakat, STEMAbstract
Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di kalangan remaja menjadi isu penting yang dipengaruhi kurangnya pemahaman dan kesadaran keselamatan berkendara. Kondisi ini diperparah dengan pembelajaran fisika yang jarang dikaitkan dengan konteks nyata, sehingga siswa merasa materi kurang relevan. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan wawasan keselamatan berkendara siswa SMA Al-Furqan Jember dengan mengontekstualisasikan konsep kinematika pada konstruksi ikonik Jembatan Semanggi Jember. Kegiatan dilaksanakan melalui metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang melibatkan demonstrasi, praktik, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Analisis kuantitatif dengan n-gain menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 0,96 (kategori tinggi untuk 11 siswa peserta workshop), sedangkan hasil kualitatif mengindikasikan antusiasme siswa serta kemampuan mereka mengaitkan teori fisika dengan praktik berkendara sehari-hari. Temuan ini menegaskan efektivitas pendekatan STEM dalam membuat pembelajaran lebih bermakna dan aplikatif, sekaligus berimplikasi pada peningkatan kesadaran keselamatan remaja di jalan raya. Program ini direkomendasikan sebagai model pembelajaran kontekstual yang dapat direplikasi pada sekolah lain untuk mendukung pendidikan keselamatan berkendara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. 



