Pendampingan Penjamah Makanan Dalam Meningkatkan Keamanan Pangan Siap Saji di Wisata Kuliner Embong Sawo Surabaya
Keywords:
Sentra Wisata Kuliner, Penjamah Makanan, Kebersihan diriAbstract
Sentra Wisata Kuliner Embong Sawo memiliki 11 stan dengan 11 penjamah makanan di dalamnya. Hasil wawancara dan observasi yang dilakukan kepada 11 penjamah, 100% belum pernah memperoleh penyuluhan keamanan pangan siap saji dan tidak menggunakan celemek serta masker dalam pengolahan pangan. Sebagian besar yakni 8 penjamah makan (73%) masih menggunakan asesoris berupa cincin dan gelang ketika mengolah pangan, 9 penjamah (82%) masih mengambil pangan matang tanpa menggunakan sarung tangan atau alat bantu lainnya seperti sendok dan penjepit makanan. Hasil uji makanan minuman yang dilakukan mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan Surabaya ditemukan kandungan E. coli dan Staphylococcus pada makanan dan minuman yang dijual pedagang. Hasil inspeksi awal yang dilakukan di SWK Embong Sawo terhadap 11 penjamah makanan didapatkan fakta 100% penjamah makan tidak menerapkan cuci tangan dan tidak menggunakan sarung tangan saat penyajian makanan. Metode kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa penyuluhan, demontrasi, pembagian leaflet dan perlengkapan cuci tangan. Hasil kegiatan diperoleh rerata nilai pengetahuan personal hygiene dan sanitasi makanan penjamah makanan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi adalah 59,09 dan 89,55 secara berurutan dengan p-value 0,000 . Hasil ini mengindikasikan adanya peningkatan 51,5% lebih baik setelah dilakukan intervensi penyuluhan dan pemberian leaflet. Disimpulkan bahwa diperlukan pendampingan secara rutin melalui kegiatan edukasi dan penyuluhan untuk menambah pengetahuan penjamah makanan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. 



