Pendampingan Orang Tua Dalam Meningkatkan Kemandirian Pada Anak Penyandang Difabel di SLB Negeri Provinsi Lampung

Indonesia

https://doi.org/10.35311/jmpm.v6i2.678

Authors

  • Eti Hadiati Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Meriyati Meriyati Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Agus Diyanto Universitas Malahayati Lampung
  • Diah Ayu Setianingrum Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung
  • Setiyo Setiyo Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Bandar Lampung
  • Erwanto Erwanto Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Keywords:

Pendampingan, Orangtua, Kemandirian

Abstract

Tidak semua anak terlahir dengan kondisi yang sempurna, bahkan dari mereka terlahir dengan keterbatasan dan kecacatan fisik maupun psikisnya. Keadaan seseorang yang tidak mampu untuk melakukan kecakapan sehari-hari dikenal dengan istilah Anak Berkebutuhan Khusus yang merupakan anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak umumnya. Ada beberapa jenis anak berkebutuhan khusus antara lain Disabilitas Daksa, Disabilitas Rungu, Disabilitas Grahita, Disabilitas Netra, Gangguan Perilaku, Disabilitas Laras, Anak Berbakat, Anak Gangguan Kesehatan dan Kesulitan belajar. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di Sekolah Luar Biasa Negeri Provinsi Lampung, dengan sampel pengabdian sebanyak 20 orang tua anak penyandang Difabel dengan metode pengumpulan data menggunakan Forum Group Diskusi, Wawancara dan observasi lapangan. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLB) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Lampung, beberapa temuan yang didapat hasil dari pendampingan orangtua dalam meningkatkan kemandirian anak Difabel yaitu Orangtua yang memliki anak difabel menguasai cara mendidik yang perlu mereka lakukan dalam mengasuh anak, terutama dengan kegiatan sehari-hari yang harus anak-anak lakukan. Adanya perubahan dari kegiatan anak-anak yang berkaitan dengan keterampilan yang selalu ditanamkan kepada orangtua agar anak dapat mandiri kelak dewasa nanti dengan bekal keterampilan yang mereka miliki, kemampuan untuk bersosialisasi dengan lingkungan dan masyarakat juga selalu ditanamkan terus menerus kepada anak tersebut, sehingga kelak mereka memiliki jiwa yang besar, tidak minder dan siap untuk menghadapi kehidupan yang nyata dengan kekurangannya.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-12-29

How to Cite

Hadiati, E. ., Meriyati, M., Diyanto, A., Setianingrum, D. A. ., Setiyo, S., & Erwanto, E. (2025). Pendampingan Orang Tua Dalam Meningkatkan Kemandirian Pada Anak Penyandang Difabel di SLB Negeri Provinsi Lampung: Indonesia. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 6(2), 834–844. https://doi.org/10.35311/jmpm.v6i2.678