Pengaruh Mikroemulsi Andrographolide Terhadap Perilaku Depresi Mencit Jantan Menggunakan Metode Elevated Plus Maze dan Koordinasi Motorik

Andrographolide Mikroemulsi Depresi Elevated Plus Maze Rotarod

Authors

  • Sitti Raodah Nurul Jannah Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo, 93232, Sulawesi Tenggara, Indonesia
  • Wiwik Rusdin Program Studi Farmasi, Universitas Halu Oleo, 93232, Sulawesi Tenggara, Indonesia
  • Wahyuni Wahyuni Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo, 93232, Sulawesi Tenggara, Indonesia
  • Nuralifah Nuralifah Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo, 93232, Sulawesi Tenggara, Indonesia
  • Nur Illiyyin Akib Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo, 93232, Sulawesi Tenggara, Indonesia
  • Nita Trinovitasari Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo, 93232, Sulawesi Tenggara, Indonesia
  • Arfan Arfan Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo, 93232, Sulawesi Tenggara, Indonesia
  • Hariana Hariana Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo, 93232, Sulawesi Tenggara, Indonesia
  • Lidya Agriningsih Haruna Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo, 93232, Sulawesi Tenggara, Indonesia
  • Adryan Fristiohady
    adryanfristiohady@uho.ac.id
    Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo, 93232, Sulawesi Tenggara, Indonesia
June 30, 2026

Downloads

Depresi merupakan gangguan mental yang dapat memengaruh aktivitas, perilaku, dan fungsi motorik. Andrographolide merupakan senyawa alami yang berpotensi menghasilkan efek antidepressant-like, namun kelarutannya yang rendah dapat membatasi efektivitas farmakologinya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh mikroemulsi andrographolide terhadap perilaku mirip depresi pada mencit jantan menggunakan metode Elevated Plus Maze (EPM), serta menilai pengaruhnya terhadap koordinasi motorik melalui uji rotarod. Mencit jantan dibagi menjadi kelompok normal, negatif, positif (amitriptilin), serta perlakuan mikroemulsi andrographolide dosis 25, 50, dan 100 mg/kgBB. Parameter yang diamati meliputi persentase open arm entries (%OAE)  dan time spent in open arms (%TSOA) pada uji EPM, serta latensi jatuh, durasi bertahan dan jumlah jatuh pada uji rotarod. Data dianalisis menggunakan uji parametrik atau non-parametrik sesui distribusi data dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil menunjukkan bahwa mikroemulsi andrographolide dosis 100 mg/kgBB secara signifikan meningkatkan %OAE dan %TSOA, mengindikasikan peningkatan perilaku eksploratif dan potensi efek antidepressant-like/anxiolity-like. Pada uji rotarod, mikroemulsi andrographolide tidak menunjukkan gangguan koordinasi motorik berat dibandingkan kontrol positif. Dengan demikian, mikroemulsi andrographolide dosis 100 mg/kgBB berpotensi memberikan efek antidepressant-like pada model hewan dengan profil gangguan motorik yang rendah.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>