Aktivitas Antidiare Buah Okra (Abelmoschus esculentuS L.) Pada Mencit Yang Diinduksi Oleum Ricini

  • Selpirahmawati Saranani Program Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya Kendari
  • Jastria Pusmarani Program Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya Kendari
Keywords: buah okra, antidiare, mencit, Oleum Ricini

Abstract

Diare masih menjadi masalah kesehatan utama di berbagai negara-negara dunia, serta bertanggung jawab terhadap kematian jutaan orang setiap tahunnya. Buah okra (Abelmoschus esculantus L.) merupakan tanaman yang tersebar luas di Sulawesi khususnya Sulawesi Tenggara. Masyarakat Sulawesi Tenggara  memanfaatkan buah Okra sebagai sayuran. Buah Okra (Abelmoschus esculantus L.) mengandung senyawa fenolik salah satunya senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang aktivitas buah Okra yang dapat bekerja sebagai antidiare. Penelitian aktivitas buah okra sebagai antidiare belum pernah dilakukan sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui efek antidiare buah Okra pada mencit yang diinduksi oleum ricini. Untuk melihat kerusakan lambung yang disebabkan karena pemberian oleum ricini, maka diamati frekuensi dan bentuk dari feses mencit selama 3 jam. Data dianalisis dengan menggunakan uji T dengan nilai P=0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa buah okra memiliki aktivitas sebagai antidiare.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-12-31
How to Cite
Saranani, S., & Pusmarani, J. (2018). Aktivitas Antidiare Buah Okra (Abelmoschus esculentuS L.) Pada Mencit Yang Diinduksi Oleum Ricini. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 4(02), 102-108. https://doi.org/10.35311/jmpi.v4i02.31