Efek Hepatoprotektor Ekstrak Terpurifikasi Batang Galing (Cayratia trifolia L.Domin) Pada Tikus Putih Wistar Jantan (Rattus noervegicus)

  • Muhammad Ilyas Yusuf Prodi DIII Analis Kesehatan, Politeknik Bina Husada Kendari
  • Selfyana Austin Tee Prodi DIII Farmasi, Politeknik Bina Husada Kendari, Indonesia.
  • Karmila Karmila Prodi DIII Farmasi, Politeknik Bina Husada Kendari, Indonesia.
  • Asriullah Jabbar Jurusan Farmasi, Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo Kendari, Indonesia.
Keywords: Hepatoprotektor, Purifikasi, Batang galing, SGOT, SGPT, Rattus novergicus

Abstract

Hepatoprotektor adalah suatu senyawa yang dapat memberikan perlindungan pada hati dari kerusakan hati. Salah satu cara untuk mengetahui fungsi hati dengan mengukur aktivitas enzim Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT) dan Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT). Salah satu bahan alam yang berpotensi memiliki efek hepatoprotektor adalah tumbuhan Galing dan telah dilakukan penelitian bahwa tumbuhan galing mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan penelitian untuk mengetahui efek hepatoprotektor dari ekstrak terpurifikasi batang galing dosis 400 mg/ kgBB pada tikus wistar jantan setelah diinduksi Paracetamol dosis toksik. Jenis penelitian adalah eksperimental laboratorium, dengan desain pre  and  post  test  control  group  design  dan menggunakan 12 ekor tikus putih yang dibagi dalam  3 kelompok perlakuan dengan empat kali pengulangan yang diinduksi dengan paracetamol dosis toksik setelah pemberian ekstrak. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak terpurifikasi batang galing dengan dosis 400 mg/kgBB, memberikan efek hepatoprotektor yang efektif terhadap peningkatan kadar SGPT setelah diinduksi paracetamol dosis toksik

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-06-30
How to Cite
Yusuf, M., Tee, S., Karmila, K., & Jabbar, A. (2018). Efek Hepatoprotektor Ekstrak Terpurifikasi Batang Galing (Cayratia trifolia L.Domin) Pada Tikus Putih Wistar Jantan (Rattus noervegicus). Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 4(1), 13-19. https://doi.org/10.35311/jmpi.v4i1.18